All confession of faith entries

III. Ketetapan Allah

III. Ketetapan Allah
June 16, 2026

1.     Sebelum sesuatu diciptakan Allah, Ia menetapkan segala sesuatu yang akan terjadi menurut kehendak-Nya sendiri dan tanpa dapat diubah, bersifat kekal, mutlak, bijaksana dan suci. Ketetapan Allah itu menurut pertimbangan kehendak-Nya sendiri tanpa pengaruh dari luar sama sekali. Berkenaan dengan penetapan itu, dalam perngertian apapun Allah bukanlah pencipta dosa dan Ia tidak ikut bertanggung jawab atas dosa bersama orang berdosa.

Ketetapan Allah tidak pula melanggar kebebasan manusia untuk mengambil keputusan sendiri atau bertindak. Demikian juga kebebasan sarana – sarana lain tidak diabaikan. Kebijaksanaan Allah dinyatakan oleh ketetapan itu. Dan dalam terwujudnya segala yang direncanakan dan menjadi tujuan Allah itu ternyata pula kekuasaan-Nya dan kesetiaan-Nya.
Yes 46:9, 10; Ef 1:11; Ibr 6:17; Rm 9:15, 18; Yak 1:13; 1 Yoh 1:5; Kis 4:27, 28; Yoh 19:11; Bil 23:19; Ef 1:3 - 5

2.     Ketetapan Allah tidak didasarkan pada kemampuan-Nya mengetahui lebih dahulu segala sesuatu yang akan terjadi pada situasi tertentu. Ketetapan Allah tidak dipengaruhi oleh kemampuan-Nya untuk mengetahui segala sesuatu lebih dahulu. Kis 15:18; Rm 9:11, 13, 16, 18

3.     Allah melalui ketetapan-Nya dan dengan maksud untuk menyatakan kemuliaan-Nya, memilih sebagian manusia dan malaikat untuk memiliki hidup kekal melalui Yesus Kristus. Pilihan itu menyatakan kasih karunia Allah. Orang lain yang tidak dipilih dan ditinggalkan dalam dosanya untuk menerima hukuman sebagai pernyataan kenggerian kemuliaan keadilan Allah. 1Tim 5:21; Mat 25:41; Ef 1:5, 6; Rm 9:22, 23; Yud 4

4.     Malaikat-malaikat dan orang-orang yang dipilih Allah untuk hidup kekal telah ditentukan secara mutlak dan jumlah mereka tertentu dan pasti, tidak dapat ditambah atau dikurangi. 2Tim 2:19; Yoh 13:18

5.     Sebelum dunia diciptakan, Allah memilih orang – orang tertentu untuk menerima kemuliaan yang kekal di dalam Kristus. Pilihan itu berdasarkan pada tujuan dan rencana Allah yang bersifat kekal, mutlak dan berasal dari kebijaksanaan dan kebaikan kehendak Allah yang tersembunyi. Umat pilihan dipilih Allah hanya karena kasih karunia Allah yang diberikan dengan cuma – cuma dan berdasarkan kasih Allah. Umat pilihan tidak memiliki sesuatupun yang menyebabkan Allah harus memilih mereka. Ef 1:4, 9; Rm 8:30; 2Tim 1:9; 1Tes 5:9; Rm 9:13, 16; Ef 2:5, 12

6.     Allah memilih orang untuk kemuliaan-Nya bukan saja menurut tujuan kehendak-Nya yang abadi dan bebas, melainkan juga menentukan sarana – sarana agar tujuan-Nya dapat dicapai termasuk orang yang dirusak oleh jatuhnya Adam dan Hawa ke dalam dosa. Oleh karena itu Allah menentukan bahwa umat pilihan ditebus oleh Kristus dan pasti akan berhasil dipanggil kepada iman dalam Kristus. Lagi pula, oleh pekerjaan Roh Allah pada masanya umat pilihan dibenarkan, diangkat, disucikan dan dipelihara dalam kekuatan Allah dengan iman menuju keselamatan. Tidak ada orang selain umat pilihan yang dapat mengalami satupun perkara yang sangat berharga itu. 1Pet 1:2; 2Tes 2:13; 1Tes 5:9, 10; Rm 8:30; 2Tes 2:13; 1Pet 1:5; Yoh 10:26; Yoh 17:9; Yoh 6:64

7.     Ajaran tentang pilihan Allah harus diperlakukan dengan sangat bijaksana dan hati – hati supaya orang dapat menjadi yakin terhadap pilihan Allah. Keyakinan itu timbul karena panggilan Allah yang pasti berhasil, ketika orang dipimpin melalui pimpinan kepada kehendak Allah yang dinyatakan di dalam Alkitab dan ditaatinya. Maka ajaran itu menimbulkan pujian, hormat dan kekaguman terhadap Allah serta kerendahan hati, kerajinan dan penghiburan yang berlimpah kepada semua orang yang dengan tulus hati menaati Injil. 1Tes 1:4, 5; 2Pet 1:10; Ef 1:6; Rm 11:33; 11:5, 6, 20; Luk 10:20

More entries

Jun 15, 2026

II. Allah Dan Tritunggal

Allah adalah satu-satunya pribadi yang mahasuci, kekal, dan berdaulat mutlak atas segala makhluk tanpa bergantung pada ciptaan-Nya. Di dalam keesaan-Nya, Allah menyatakan diri sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus yang menjadi dasar kokoh bagi persekutuan serta penghiburan iman kita.

Continue reading

Jun 14, 2026

I. Alkitab

Alkitab merupakan satu-satunya pedoman tertinggi dan sempurna yang diilhamkan Allah sebagai otoritas mutlak bagi iman, keselamatan, dan seluruh sendi kehidupan jemaat.

Continue reading

Jun 12, 2026

Komentar Charles Spurgeon Mengenai Pengakuan Iman Baptis 1689

Pengakuan Iman Baptis 1689 hadir sebagai senjata teologis ringkas untuk memperkuat iman jemaat, mempertahankan warisan kebenaran para reformator, dan menuntun setiap orang kudus untuk hidup menghiasi Injil Kristus.

Continue reading